Selalu Ada Ruang untuk Semangkuk Mie Ayam
Meski sibuk menulis di tengah malam yang riuh, ajakan mie ayam tak pernah terasa beban dan keluh. Ada janji di setiap kuahnya yang hangat dan ramah, membawa pulang rasa lelah hingga hati merekah. Mienya tipis lembut, khas mie ayam pada umumnya, kenyalnya pas, menari di lidah penuh pesonanya. Tak pernah gagal membuat hati ini jatuh berulang kali, seakan semesta bersekongkol menjadikannya semi dikala sunyi. Ayam bumbu manis gurih menari di lidahku, aroma rempahnya menusuk, menenangkan kalbuku. Setiap gigitan bagaikan pelukan yang hangat dan tulus, menyembuhkan luka batin yang lama tandus. Kuah kaldunya, oh, hangat bagai pelukan ibu, menyusup hingga tulang, meredakan beban rindu. Sajian sederhana namun penuh cinta, mampu membuat jiwa yang penat kembali bahagia. Di saat dunia terasa berat dan menyesakkan dada, semangkuk mie ayam datang membawa rasa lega. Tak hanya makanan, tapi pengobat kala lelah, sebuah jawaban diam kala hidup terasa susah. Sambal merah jadi bara yang menyalakan gairah, sesendok kecil cukup…
3 komentar
Iam your biggest fan
Akan ku hadapi semua asal makan mie ayam dulu semangkok😍😍
Penyair Sunyi
terimakasih mie ayam
Penyair Sunyi
aku suka mie ayam
Ninggalin Gema Rima?
Tautan ini akan membawamu beranjak dari Gema Rima, menuju dunia yang tak kami jaga. Yakin mau kesana? - Geri OwlBert