Bunga Terakhir Babak 2 - Sunyi Dalam Rumah

Bunga Terakhir Babak 2 - Sunyi Dalam Rumah
Dinur duduk di pojok kamar yang sempit dan suram, Pikiran berkelana, menyingkap rasa takut yang dalam. Ibunya mengintip dari balik pintu yang rapat, Namun langkah mereka tak mampu menembus hati yang terperangkap. Setiap pagi terdengar suara lonceng sekolah jauh, Namun Dinur tetap diam, menolak langkah yang tergesa runtuh. Piring dan gelas berserakan di meja yang sunyi, Rasa lapar terlupakan dalam penjara pikirannya sendiri. Langit-langit kamar dipenuhi bayangan kelabu, Lampu redup memantulkan wajah lelah yang rapuh. Setiap derap kaki di lantai menimbulkan luka, Hanya sunyi yang menemaninya, teman setia dalam nestapa. Ibunya mencoba mendekat dengan kata lembut bersahaja, Namun Dinur menunduk, menolak setiap ajakan bicara. Bahkan suara televisi menjadi beban di telinga, Menyisakan gema hampa yang menekan dada. Ia mencoba membaca buku yang menumpuk di meja, Namun kata-kata hanya mengambang, tak menembus jiwa. Setiap halaman menjadi bayangan yang menakutkan, Menyadarkannya bahwa hidup kini penuh dinding pen…
Ninggalin Gema Rima?
Tautan ini akan membawamu beranjak dari Gema Rima, menuju dunia yang tak kami jaga. Yakin mau kesana?
- Geri OwlBert

Memuat..