September, Seolah Pelukan Tak Membiarkannya Berakhir
September, Seolah Pelukan Tak Membiarkannya Berakhir
September datang membawa cahaya, sejak hadirmu, duniaku terasa berbeda. Senyummu sederhana, namun penuh makna, membuat langkahku yakin tanpa tanya. Kau hadir laksana fajar yang lembut, menghapus malam, mengajarkan kalbu bertaut. Dalam pelukanmu aku merasa pulang, di antara resah yang kau buat tenang. Terima kasih, cinta, atas tiap detik, engkau menjadikan hidupku lebih apik. September ini terasa tak biasa, penuh warna ceria, penuh rasa. Engkau ibarat musim semi di dadaku, menumbuhkan bunga, menyembuhkan lara yang membelenggu. Pelukanmu erat, seakan dunia berhenti, seolah waktu tunduk dan tak berani pergi. Aku belajar arti hidup dari tatapanmu, seakan semesta berbisik: “dia untukmu.” Di sampingmu aku jadi berani bermimpi, menatap masa depan tanpa rasa sepi. September berubah jadi altar bahagia, setiap langkahnya penuh doa dan cahaya. Senja pun tampak manis bersama dirimu, langit jingga tersenyum melihat kita berdua menyatu. Aku ingin mengabadikan momen ini selamanya, tak ada kata lain selain syukur yang membun…
Posting Komentar
Ninggalin Gema Rima?
Tautan ini akan membawamu beranjak dari Gema Rima, menuju dunia yang tak kami jaga. Yakin mau kesana? - Geri OwlBert