"Jeda – Kala Semesta Memeluk Lelahmu" adalah rangkaian tulisan reflektif tentang keletihan, kesendirian, dan keberanian untuk berhenti sejenak dari hiruk pikuk dunia. Series ini mengajak pembaca untuk menepi, merangkul diri sendiri, dan menemukan makna di balik diam. Di setiap bait dan kalimatnya, “Jeda” menjadi pelukan hangat semesta bagi jiwa yang rapuh—bukan untuk melarikan diri, melainkan untuk memulihkan, menguatkan, dan mengingatkan bahwa dalam rehat pun, ada harapan yang sedang tumbuh perlahan.