Kekuatan Tersembunyi di Negeri Sunyi - Danau Ketulusan



Setelah lelah dan luka mendalam,
petualang nyaris menyerah diam.
Langkahnya terhenti, tenaga sirna,
keyakinan goyah, terhempas dalam derita.

Namun sinar bulan muncul perlahan,
membawa kedamaian dalam keheningan.
Cahaya lembut pembawa rasa,
mendekatinya, menyembuhkan lara.

Dengan pelan, ia terangkat ke udara,
membawanya menuju tempat tak terduga.
Danau biru di tengah negeri sunyi,
tenang dan jernih, memancar misteri.

Airnya berkilau, menenangkan hati,
seakan bicara dengan bahasa sejati.
"Ini danau ketulusan," bisik sang cahaya,
"Yang mampu menepis kutukan gelap yang kaya."

Petualang menatap danau itu,
mengenang penduduk yang hilang di balik kutukan pilu.
Air dan cahaya, seolah titipan,
dari mereka yang merindukan kebebasan.

Di tengah danau, ia membasuh luka,
airnya dingin, menyegarkan jiwa.
Sejenak ia merasa kuat dan utuh,
merasakan ketulusan yang menyatu penuh.

Kilauan danau memulihkan raga dan celah,
membangkitkan semangat dan daya juang tanpa lelah.
Ketulusan di air, menguatkan hati,
memberi harapan untuk terus mencari.

Optimisme bangkit, harapan memekar,
ia tahu ada alasan untuk terus bersabar.
Meski jalan sunyi penuh rintangan,
ia kini siap melanjutkan perjalanan.

Kutukan itu takkan membuatnya gentar,
karena ia tahu tujuan yang besar.
Dengan optimisme di hati yang murni,
ia siap berjuang, demi negeri ini.

Danau ketulusan tertinggal di belakang,
namun pesannya abadi di hatinya yang tenang.
Ia melangkah maju, tanpa keraguan,
membawa semangat, penuh ketulusan.

Posting Komentar

Ninggalin Gema Rima?
Tautan ini akan membawamu beranjak dari Gema Rima, menuju dunia yang tak kami jaga. Yakin mau kesana?
- Geri OwlBert

Memuat..