Jejak Lembut Yuki


Di sudut sunyi kuingat jejakmu,
Langkahmu ringan, hatiku syahdu.
Dulu kau datang membawa warna,
Dalam gelap, engkau cahaya yang nyata.

Bulu putihmu sehalus awan,
Dalam pelukmu, hilang segala beban.
Tatapanmu seperti bulan tenang,
Menyusup ke jiwa, hening nan senang.

Kau tak bicara tapi ku mengerti,
Bahasa cinta tanpa kata berarti.
Kau duduk diam saat aku lelah,
Menghapus sepi, menenun indah.

Kadang kau lompat, kadang kau tidur,
Hidup bersamamu sungguh tak kabur.
Tak perlu bicara tuk saling tahu,
Kita bersatu dalam waktu yang syahdu.

Namun waktu mencuri dengan perlahan,
Kau berpulang, tinggal kenangan.
Tangisku deras, jiwaku luka,
Hidup tanpamu begitu hampa.

Kini kupandang langit mendung,
Mencari bayangmu yang telah hilang.
Dalam tiap malam yang sunyi,
Aku memanggil… “Yuki… Yuki…”

Terkadang kusangka kau masih ada,
Berjalan pelan di balik jendela.
Tapi udara hanya membisu,
Tak ada suara, tak ada satu.

Kau abadi dalam tiap napasku,
Dalam doa yang terus mengalir untukmu.
Yuki, teman, sahabat, cahaya,
Cintamu takkan pernah sirna.

2 komentar

  1. Anonim
    bagus sekali
  2. Anonim
    Bagus
Ninggalin Gema Rima?
Tautan ini akan membawamu beranjak dari Gema Rima, menuju dunia yang tak kami jaga. Yakin mau kesana?
- Geri OwlBert

Memuat..