Ketika Hancur Tak Lagi Mengalah
Bintang di langit terasa jauh untuk tergapai— hanya mampu untuk dilihat, kadang diinginkan, kadang hanya ditatap dari kejauhan. Namun bagi yang berani menggapainya, jatuh dan bangun adalah bahasa sehari-hari yang mereka pahami. Lalu muncul pertanyaan dalam hati: Mengapa setiap mimpi harus dibayar dengan luka? Mengapa setiap langkah menuju cahaya dibalas dengan cacian dan kebencian? Dan mengapa manusia sering menghalangi manusia lain yang hanya ingin berjalan menuju sinarnya sendiri? Satu per satu rasa percaya mulai runtuh, terkalahkan oleh tipu muslihat dunia. Yang dulu disebut teman kini berubah menjadi lawan, yang dulu berbagi tawa kini saling menyerang dalam diam. Namun, mungkin mereka tak benar-benar ingin menghancurkan. Mungkin hanya ingin dunia tahu, betapa berat kehidupan yang mereka pikul. Sayang, cara mereka salah — ingin dimengerti, tapi justru menyakiti. Tidak semua orang mampu melihat luka manusia lain dari sudut yang berbeda. Kadang kita hanya perlu bertanya, “Luka sebesar apa yang ia tanggung h…
Posting Komentar
Ninggalin Gema Rima?
Tautan ini akan membawamu beranjak dari Gema Rima, menuju dunia yang tak kami jaga. Yakin mau kesana? - Geri OwlBert