Ketika Hijau Tak Lagi Menyejukkan
Selamat datang di negeri yang hijau ini. Tanahnya yang luas mereka tanami pepohonan. Memang bentuknya berbeda dari pohon biasanya, tapi katanya, itu tetap pohon yang sama-sama bisa menyerap. Katanya sih, sama-sama punya daun yang dapat menyejukkan paru-paru. Padahal nyatanya, menyejukkan alam hingga bencana ikut melanda. Tak lain, pulau mungil pun ikut terbawa, seakan mereka sedang bermain pasir-pasiran, atau sekadar bermain tanah. Entahlah, aku pun tak tahu. Satu lagi: laut. Laut biru itu kini telah berganti. Yang dulu penuh kehidupan, kini penuh sampah yang tak kunjung henti. Hei manusia, lihatlah ke sini— mungkin dirimu juga turut bersalah atas rusaknya bumi ini. Seperti satu hal kecil yang sering dilupakan: membuang sampah pada tempatnya, atau membawa pulang sampah saat tak menemukan tempat sampah. Dan bila bumi suatu hari menangis, jangan tanya mengapa ia murka. Sebab ia hanya membalas apa yang tak pernah kita jaga.
Posting Komentar
Ninggalin Gema Rima?
Tautan ini akan membawamu beranjak dari Gema Rima, menuju dunia yang tak kami jaga. Yakin mau kesana? - Geri OwlBert