Aku Dengar Diriku Bernyanyi Lagi


Aku dengar diriku bernyanyi lagi,
tanpa paksa, tanpa pedih yang menagih janji.
Bukan karena dunia berubah mendadak indah,
tapi karena aku tak lagi tunduk pada resah.

Langkahku ringan, walau jalan tetap berkerikil,
tapi kali ini aku melangkah sambil menggigil.
Bukan oleh takut, tapi oleh haru,
aku masih di sini, dan itu sudah sesuatu.

Lama tak kudengar suaraku sehangat ini,
tak berbisik lelah, tak memanggil sunyi.
Hari ini, mungkin tanpa alasan yang pasti,
aku hanya ingin bahagia, itu saja, cukup pasti.

Dulu, hatiku cuma ruang sewa luka,
tempat tawa mampir tapi cepat juga sirna.
Tapi kini ia jadi panggung megah,
tempat lagu-lagu tumbuh dari harapan yang manis dan lincah.

Kopi pagi ini tak lebih pahit dari kenangan,
tapi tangan yang menggenggam cangkir sudah bukan tangan kehilangan.
Aku menatap bayanganku di jendela,
dan ia tak lagi menunduk atau pura-pura bahagia.

Aku bahkan sempat tertawa pelan,
entah karena lucu atau karena beban hilang perlahan.
Dulu aku hanya hidup untuk bertahan,
sekarang... aku hidup karena ingin jalan.

Tak semua luka perlu diumbar,
beberapa cukup dijahit dan dibiarkan mengakar.
Biar tumbuh jadi taman yang sunyi,
tempat diriku duduk sambil pelan-pelan bernyanyi.

Aku tak tahu lagu apa yang kudendangkan,
mungkin cuma gumaman hati yang tenang.
Tapi kurasa... ini lagu milikku,
dan tak seorang pun bisa merusaknya, sekalipun waktu.

Bahagia ini bukan karena dunia sedang baik,
tapi karena aku memilih berdiri, meski sempat terbalik.
Dan kupeluk diriku yang dulu selalu kalah,
lalu kubisikkan: "Akhirnya kamu menang juga, wahai jiwa lelah."

1 komentar

  1. Iam your biggest fan
    Iam your biggest fan
    Happy for you kak! Semangat terus yaaaa šŸ˜†šŸ˜šŸ˜
Ninggalin Gema Rima?
Tautan ini akan membawamu beranjak dari Gema Rima, menuju dunia yang tak kami jaga. Yakin mau kesana?
- Geri OwlBert

Memuat..