Malam Tak Selalu Tentang Sunyi


Dulu malam hanyalah luka,
Diam sunyi yang menusuk dada.
Kutatap langit tanpa jawaban,
Hanya kenangan yang jadi beban.

Lampu-lampu kota redup sendu,
Menyinari hati yang hampir beku.
Kupeluk diriku dalam gelap,
Berharap pagi datang lebih cepat.

Tiap malam adalah reruntuhan,
Dari cinta lama yang tinggalkan kehampaan.
Langit luas terasa sempit,
Hanya bisu, dingin, dan sempit.

Namun waktu diam-diam bekerja,
Menyulam luka menjadi cahaya.
Lelah tak selamanya melekat,
Ada senyum yang mulai menjelma hangat.

Kau datang seperti lagu lembut,
Mengusir sepi dengan suara yang lembut.
Tak banyak janji, tak banyak kata,
Tapi kehadiranmu terasa nyata.

Kini malam bukan lagi kutukan,
Ia menjadi saksi kehadiran harapan.
Bintang-bintang menari riang,
Tak lagi hanya milik orang yang hilang.

Aku duduk bersamamu dalam diam,
Tapi hatiku berisik penuh salam.
Rasanya baru kali ini kucinta lagi,
Tanpa takut dikhianati sunyi.

Kita tak butuh banyak sorot lampu,
Cukup satu peluk yang selalu baru.
Dan malam, malam pun jadi ramah,
Karena kau membuatnya penuh berkah.

Kini aku percaya sepenuh hati,
Bahwa malam tak selalu tentang sunyi.
Karena dalam hening, kutemukan kamu,
Cinta yang datang setelah aku hampir membeku.

~zahrays

1 komentar

  1. Iam your biggest fan
    Iam your biggest fan
    šŸ’› siapa yang naruh bawang disini
Ninggalin Gema Rima?
Tautan ini akan membawamu beranjak dari Gema Rima, menuju dunia yang tak kami jaga. Yakin mau kesana?
- Geri OwlBert

Memuat..