Terjebak di Dunia Cermin Babak 2 - Langit Tak Pernah Dilukis Ulang


Langit hari ini tampak serupa,
Tak berganti meski waktu menyapa.
Warnanya beku dalam benakku,
Seperti sesal di relung jiwaku.

Aku berjalan dengan kepala tertunduk,
Membawa bayangan yang selalu terhantuk.
Tiada hari yang luput dariku,
Untuk mengingat luka yang dulu.

Aku pernah ingin menjadi lupa,
Namun ingatan tak sudi sirna.
Ia menetap seperti kabut pagi,
Tak tersapu meski mentari tinggi.

Aku mencoba memaafkan diri,
Namun hatiku tak mau berdamai lagi.
Kata-kata yang dulu kulontarkan,
Kini menghukumku tanpa ampunan.

Ada tangan yang tak sempat kugenggam,
Kini hadir dalam mimpi yang kelam.
Ada mata yang pernah kutatap,
Kini hilang tanpa sempat kudekap.

Langit tetap menjadi saksi,
Saat aku memilih pergi dan menyakiti.
Tak ada warna yang benar-benar baru,
Hanya salinan masa lalu yang pilu.

Setiap hari terasa mengulang,
Luka lama yang terus menyerang.
Waktu berlalu tanpa penghiburan,
Meninggalkan ruang tanpa kelegaan.

Cermin tak mau lagi menatap,
Ia memantulkan diriku yang gelap.
Aku tersenyum dalam kepalsuan,
Sembari menyimpan dendam kejujuran.

Aku menatap langit dengan harap,
Agar ia menghapus jejak yang gelap.
Namun ia tetap biru dan tenang,
Tak berubah, tak tergoyahkan.

Aku ingin melukis pagi yang baru,
Namun tanganku gemetar selalu.
Kanvasku dipenuhi bayangan,
Yang memburamkan segala harapan.

Burung terbang tanpa memedulikan,
Tangis hatiku yang terus berjalan.
Mereka bebas mengangkasa,
Sedang aku terjebak di fana.

Langit seperti menolak dilukis ulang,
Seolah menertawakan kepedihan panjang.
Ia membisu, tapi menghakimi,
Diamnya menusuk lebih tajam dari duri.

Dan aku, tetap di sini berdiri,
Di bawah langit yang tak peduli.
Menyesali segalanya yang telah terjadi,
Tanpa tahu cara memperbaiki.

2 komentar

  1. Iam your biggest fan
    Iam your biggest fan
    Uwaaaa lebi panjang dari biasanya šŸ˜šŸ˜šŸ˜ semangat nulis part selanjutnya yaaaa😻😻😻
    1. Penyair Sunyi
      Penyair Sunyi
      siap 🫸🌼🫷
Ninggalin Gema Rima?
Tautan ini akan membawamu beranjak dari Gema Rima, menuju dunia yang tak kami jaga. Yakin mau kesana?
- Geri OwlBert

Memuat..