Adorasi Tunggang Gunung

lumina.lalify
Di hari itu, saat matahari tertutup awan.
Langit biru membentang sepanjang angan.
Aku bertemu dengan manusia yang tak pernah aku sangka.
Di tempat yang tak pernah bisa aku jangkau kembali.

Saat arunika datang menyapa,
Bersama jelmaan raga sang surya.
Dengan senyum hangat memeluk raga.
Aku terbuai suara khas darinya.

Ia tersenyum, menulis tinta hitam di atas kertas.
Kertas yang aku beri dengan suka rela.
Suaranya bergema, menanyakan nama dan asalku.
Memberi semangat dengan bara api yang menyala.

Malam mempertemukan kita kembali.
Kembali, kepada kamu yang ingin aku temui.
Duduk bersama dengan obrolan yang menyenangkan.
Lambat laun kurasakan nyaman dalam dada.

Hati terus menanti, pertemuan-pertemuan berikutnya.
Tuhan kembali membuat kita bertatap muka.
Langkahmu berangsur-angsur mengejar langkah kecilku.
Satu persatu pertanyaan terlontar.

Sampai waktu berpisah tiba,
Kamu kembali ke kota tempat asalmu.
Dengan harap yang melambung,
Aku ingin tahu bagaimana kabarmu.

Tahun silih berganti, pesanmu datang padaku.
Yang pernah kuharap, namun tak pernah aku sangka.
Kerap kali hati ini berharap, dirimu tak pernah lupakan aku.
Aku yang dulu selalu ingin kau jumpai.

Waktu terasa begitu lama, pesan demi pesan terkirim.
Menggantikan rindu dan temu.
Perasaan yang dulu terasa hilang,
Kini kembali muncul ke permukaan.

Harapan demi harapan terbang tinggi.
Hingga ia tak sadar, bahwa hati akan terluka.
Terluka, dengan kenyataan yang tidak pernah berpihak.
Padaku, padanya dan pada waktu.

Badai menerpa, kejelasan mulai ditanyakan.
Bungkam ketika ditanya, bahkan sanggahan pun tak ia lontarkan.
Baru aku sadar, bahwa ia tak lagi sama.
Dengan dirinya yang dulu ada dalam ingatan.

Aku berhenti melangkah menuju padanya.
Memilih berputar arah, dan berjalan sendiri hanya dengan sisa kenangan.
Menyerah dengan tangis pilu mencengkeram jiwa dan raga.

Banyuwangi, Oktober 2019

1 komentar

  1. Anonim
    kerenn
Ninggalin Gema Rima?
Tautan ini akan membawamu beranjak dari Gema Rima, menuju dunia yang tak kami jaga. Yakin mau kesana?
- Geri OwlBert

Memuat..