Cinta yang Membawaku Pulang

lumina.lalify
Cinta?
Aku tak pernah belajar terlalu dalam tentang cinta.
Aku tak pernah terlalu peduli akan cinta,
juga tak pernah mengharapkan cinta dari manusia.
Aku pun tak terlalu memperhatikan bagaimana rupa cinta.

Kata orang, cinta itu indah —
seperti matahari yang terbit di pagi hari,
atau bulan purnama yang menerangi malam
dengan ribuan bintang di langit.
Katanya, cinta penuh kasih sayang dan perhatian,
katanya juga, cinta adalah kejujuran dari lubuk hati.

Selalu saja katanya, katanya, dan katanya —
namun mereka jarang mengujar bagaimana nyatanya.
Padahal cinta tak seindah kata mereka,
tak semenyenangkan yang dilihat oleh mata.
Cinta juga bisa menipu.

Mungkin aku hanya tak pandai mencintai,
atau terlalu sering menaruh hati pada tempat yang salah.
Hingga yang tersisa hanyalah luka dan tanya:
apakah cinta benar-benar suci,
atau hanya bayangan dari rasa yang fana?

Terkadang manusia terlalu mengharapkan cinta dari manusia lain,
hingga lupa pada cinta Sang Pemilik alam semesta.
Pada cinta yang telah membuatnya terlahir di dunia,
pada cinta yang memiliki cinta itu sendiri.

Tuhan,
jika aku terlalu fokus pada cinta lain,
maka hukumlah aku dengan cinta-Mu.
Agar aku kembali pada-Mu seutuhnya, kembali pada relung hati yang amat kurindu,
kembali kepada Pemilik hidupku, nyawaku,
dan segala yang ada dalam diriku ini.

Posting Komentar

Ninggalin Gema Rima?
Tautan ini akan membawamu beranjak dari Gema Rima, menuju dunia yang tak kami jaga. Yakin mau kesana?
- Geri OwlBert

Memuat..